
Status yang ditulis oleh Evan Brimob itu memancing masyarakat pengguna situs jejaring sosial www.facebook.com, status yang bertulis “polri gak butuh masyarakat…tapi masyarakat yg butuh polri….maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil…” banyak menuai kecaman dan cemoohan.
Sangat tragis memang dunia kepolisian…..banyak aparat-aparat yang berseragam tapi arogan dan bejat kelakuannya. Bukan nya memperbaiki opini dan citra polisi tapi malah membuat luntur kepercayaan masyarakat. Wajar saja banyak masyarakat yang masih melanggar peraturan, tidak menaati rambu lalu lintas, berlaku main hakim sendiri dan lain-lain…..lah wong polisinya aja bejat-bejat. Sangat kontras dengan semboyan polisi yang digembar-gemborkan polisi adalah “Pelindung dan Pengayom Masyarakat“….nihil buktinya….
update:: setelah sudah merah kupingnya dan tidak berkutik lagi mendapat komentar-komentar pedas sang polisi arogan Evan Brimob meminta maaf. Dan juga kabarnya sudah dilakukan pemanggilan dan diperiksa oleh Provost Polda SumSel.
“saya mengaku salah dan
minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan POLRI
dan ralat pernyataan saya menjadi :
polri butuh masyarakat…
masyarakat butuh polri….
maju terus kepolisian indonesia,
bangkit indonesiaku,
lawan para koruptor dan perusak negeri ini…..”
Patutkah orang seperti ini dikasih maaf….????
]]>
Rakyat Kalimantan disini merana karena kurang asupan daya listrik….sedangkan Batubara dan Minyak kami terus dikeruk dan disedot tuk mensupply kebutuhan pembangkit listrik diPulau Jawa. Mereka terbahak-bahak tertawa menikmati listrik….menikmati terangnya malam dengan lampu ribuan Watt, sedangkan di Kalimantan harus merintih bergantian menikmati listrik….dan bila listrik padam malam hari hanya terang lilin dan lampu teplok yang menerangi kami.
Ini kah yang namanya Adil..?? ini kah yang namanya Merdeka?? dan inikah yang namanya kemakmuran rakyat??
kalimat itu hanya mampu brarti bagi penduduk Pulau Jawa saja nampaknya…
Kemarin di hari jadi listrik nasional PeeLeN mencanangkan “75 : 100” yang artinya katanya 75 tahun PeeLeN 100 % masyarakat Indonesia menikmati listrik. Ah itu hanya sebuah semboyan gurauan dan tipu muslihat saja….atau kah hanya tuk sesaat menyenangkan hati rakyat???
Waktu yang lalu PeeLeN Kanwil KalSelTeng berujar……2010 masyarakat KalSelTeng akan mendapatkan tambahan daya listrik sebesar 2×60MW karena ditargetkan 2010 pembangunan PLTU di Pulang Pisau (KalTeng) akan rampung…..buktinya pembangunan itu gagal. Yang konon masalah kegagalan itu karena Tanah tuk pembangunan itu Sengketa ditambah lagi tidak disetujuinya pencairan dana tuk PLTU itu oleh anggota DPR. Kemudian PLTA di Waduk Riam Kanan saat ini tak mampu lagi beroperasi secara normal karena keterbatasan Sumber Pembangkit yaitu AIR, minim dan terus berkurangnya debit air diwaduk itu penyebab tak beroperasi 2 turbin yang ada dari 3 turbin. Dan 1 turbin yang beroperasi pun tak mampu juga tuk beroperasi maksimal….maksimal hanya 80% run saja.
Sampai kapan rakyat Kalimantan harus menjerit karena pemadaman listrik…
Kenapa Pemerintah dan PLN tak ada gema dan gaungnya tuk menyelesaikan masalah ini…..malah hanya memikirkan naiknya TDL (Tarif Daya Listrik)? sudah pantaskan tuk dinaikan klo toh rakyat masih ahrus bergiliran mendapatkan listrik….???
Konon PLN berseru tuk berhemat dalam pemakaian listrik karena sumber daya semakin terbatas katanya…..itu katanya…..beberapa waktu yang lalu saya masih melihat lampu-lampu jalan menyala pada siang hari….apakah ini namanya berhemat. Rakyat disuruh berhemat tapi rumah-rumah pejabat dan gedung-gedung pemerintah…seenaknya menikmati listrik terang benderang dengan lampu ratusan watt ditiap sudut rumah dan gedung. Apakah rakyat disuruh untuk itu….
]]>Kami Putra dan Putri Kalimantan, Bertekad Satu tuk Usir Penjajah Kalimantan
Kami Putra dan Putri Kalimantan, Berbudi Satu tuk Sejahterakan Kalimantan

Wahai Pemuda dan Pemudi Kalimantan….Bangun Pulau mu ini….Jadikan berharga dimata Dunia.
Sudah cukup kita di tindas….berpuluh-puluh tahun kita terjajah….tanpa peduli nasib Kalimantan seperti apa dimasa depan.
Hutan Kalimantan di jarah…di eksploitasi merajalela….tanpa ada kompensasi bagi rakyat Kalimantan bahkan tanpa ada reboisasi, hanya tuk kepentingan membangun dan mensejahterakan Luar Kalimantan.
Hasil Tambang dan Mineral Kalimantan di keruk habis-habis……tanpa ada timbal balik yang semestinya tuk Rakyat Kalimantan, Rakyat Kalimantan hanya sebagai Penonton tuk aktifitas pertambangan dan hanya menikmati debu, jalan yang berlubang, alam yang rusak….., hanya tuk kepentingan Luar Kalimantan.
Hak Rakyat Kalimantan tuk Hidup Layak direnggut…….Supply Listrik masih terbatas….Rakyat Kalimantan masih harus bergiliran tuk mendapatkan listrik dan penerangan di malam hari. Lapangan pekerjaan masih dikuasai oleh Orang-orang Luar Kalimantan. Mega Proyek dari Pemerintah Pusat selalu hanya LEWAT SAJA dari pulau Kalimantan.
Sampai kapan Rakyat Kalimantan harus jadi Kambing Congek….Luar Kalimantan
Sampai kapan Bumi Kalimantan harus jadi Lumbung Rupiah….Luar Kalimantan

disini ku pun resah tanpa auramu…
hingga ku khilaf tanpa tau inginmu….
ku berikan separuh jiwaku disisi ragamu….
tuk temani heningmu…
di keheningan malam ku bersujud…
tuk jelas kan raga dalam wujud…
lafaz kan ayat cinta ku dalam do’a…
hanya tuk iringi senyummu dalam bahagia…
]]>
Disaat lolongan hari mendekati senja
Tangis kami pecah di batu
Duka kami remuk di dada
Do’a kami bersama untukmu saudaraku…
Disana kami melihat luka….
Disana kami melihat duka….
Butiran hati kami kami lirih melihat lara
Untukmu saudaraku kami turut berduka
Allahu akbar….Allahu akbar…Allahu akbar….

Ramadhan telah meninggal kan kita….Kini saatnya kita meraih kemenangan.
Dihari yang Suci nan Fitri ini….ijinkan Saya mengulurkan tangan saling berjabat erat. Tuk memohon di bukakan pintu Maaf sebesar-besarnya…..dari Kata dan Sikap yang tak terjaga……dari Hati yang berjelaga….agar kita kembali Suci dan Fitrah di hadapNya….amien.
Mohon maaf lahir & bathin…..
Selamat Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal 1430 H)
Taqabalallahu Minna Wa Minkum….
Cuaca yang ekstrim (kenaikan suhu yang signifikan) ini tentunya sangat berpengaruh sekali bagi para pekerja outdoor. Terlebih lagi pada saat sekarang bulan puasa, bagi mereka yang mudik kekampung halaman tentulah sangat berat tuk menjalankan ibadah puasanya dengan baik.
Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Stasiun Klimatologi kelas 1 Banjarbaru, suhu di Banjarbaru dan sekitarnya serta Kalimantan Selatan pada umumnya mencapai diatas 34 Derajat Celcius. Pada siang hari (antara pukul 13.00-14.00 wita) suhu mencapai 36 derajat celcius. Dengan kelembapan 50 - 92, kecepatan angin di daratan 0 - 18 knot, kecepatan angin bervariasi dari timur sampai tenggara.
Fiuuhhh…gimana gak basah baju kalo kaya gini….belum lagi kalo malam kabut asap tebal dengan bau yang sangat pekat…..
]]>